Tabungan Perumahan Rakyat-TAPERA

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membuat skema untuk memudahkan pemilikan rumah bagi pekerja sektor informal. Sebagaimana diketahui pekerja sektor informal mengalami kesulitan dalam upaya pengajuan pembiayaan rumah. Dalam menyeleksi pemohon pembiayaan pemilikan rumah perbankan melakukan seleksi ketat melalui persyratan yang harus dipenuhi pemohon salah satu  diantaranya penghasilan tetap yang terlihat di slip gaji. Untuk pekerja sektor informal mereka tidak memiliki slip gaji.
Dari keterangan yang ada(sumber website PU) maka dibuatlah Tabungan Perumahan Rakyat TAPERA), melalui tabungan ini pekerja sektor informal akan dimudahkan aksesnya dalam pengajuan pembiayaan rumah ke perbankan. Diharapkan seluruh pekerja sektor informal dapat mengikuti program ini untuk memudahkan pemilikan rumah dengam pembiayan dari perbankan. Melalui TAPERA ini pemerintah mengakomodir kebutuhan pekerja sektor informal untuk memiliki rumah. Dengan adanya TAPERA ini, kita berharap banyak kepada pemerintah tentunya, untuk benar-benar menjalankan dengan amanah agar semakin banyaklah rakyat yang memiliki rumah sehingga tingkat kesejahteraan rakyat meningkat.
Tapera ini telah memiliki dasar hukum untuk diberlakukan yaitu UU No.4 Tahun 2016 tentang TAPERA.
Dari informasi yang didapat UU ini menyebutkan bahwa TAPERA berlaku juga untuk pekerja sektor formal yang gajinya sama atau diatas umr dengam dilakukan potongan langsung layaknya iuran BPJS Tenaga kerja/BPJS Kesehatan. Semoha informasi ini berguna. Untuk mendapatkan informasi lainnya silahkan berlangganan blog tinoess ini.(Tin).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: