Pengajuan izin pengangkutan limbah B3

Limbah B3 saat ini banyak digunakan untuk campuran pembuatan produk lain mis Fly Ash untuk campuran pembuatan semen dan limbah lainya untuk campuran ke produk lain yg menghasilkan produk baru. Untuk mendatangkan limbah B3 dari satu tempat ke tempat lain berkaitan untuk penggunaan produk limbah B3 untuk menghasilkan produk baru dibutuhkan jasa pengangkutan.
Jasa pengakutan limbah B3 tidak sembarangan, diperlukan ijin pengakutan limbah B3 yang dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan. Banyak syarat yang harus dipenuhi oleh pengusaha jasa pengakutan limbah B3 guna mendukung terbitnya surat ijin pengakutan limbah B3 dimaksud. Setiap kendaraan yg dipakai untuk mengakut limbah B3 diharuskan memiliki ijin tersebut,apabila ada 10 kendaraan maka seluruhnya harus diajukan ijinnya. Tahap pertama yang harus diurus adalah ijin rekomendasi pengakutan limbah B3 yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Untuk pengurusan banyak syarat juga yg harus dipenuhi, untuk konsultasi awal anda bisa datang ke kantor Kementrian Lingkungan hidup di gedung A disana dilantai satu ada tempat pengurusan ijin satu atap. Ambil no antrian daftarkan perusahaan anda selanjutnya akan mendapatkan no antrian dan no regristasi perusahaan anda, jadi ketika kembali tidak perlu daftar lagi cukup mengambil no antrian saja. Ditempat tersebut akan ada petugas yg melayani anda dan setiap pertemuan akan dibuat berita acaranya. Jika persyaratan yg disarankan terpenuhi pengurusan tidak terlalu lama. Untuk pengurusan rekomendasi ini akan dilakukan kunjungan ke lokasi untuk melihat kendaraan langsung oleh petugas dari KLH.
Setelah surat rekomendasi dari KLH keluar maka ini diperlukan sebagai salah satu syarat pengurusan ijin pengkutan di Dirjen Perhubungan.
Syarat untuk pengurusan keluarnya ijin pengakutan limbah B3 ada di blog ini juga di artikel lainnya.
Yang perlu diperhatikan adalah kondisi truk yang akan di ajukan ijinnya harus dalam kondisi layak jalan, kir masih berlaku dan stnk masih hidup. Selanjutnya Truk harus difoto dan kondisi nya harus disesuaikan dengan syarat yang sudah ada mis: truk harus memiliki logo B3 dan ada cap atau nama perusahaan di badan truk. Dibagian pintu harus ada logo dan no polisinya. Di foto harus ada tampak samping kiri kanan, depan dan belakang. Diusahakan truk jangan ada tanduk karena itu suka bermasalah saat vetifikasi. Untuk sopir harus memiliki sertifikasi pengakutan limbah B3, sertifikat masing-masing sopir harus dilampirkan. Syarat lainnya ada diartikel lain di blog ini. Artikel ini untuk menguatkan artikel sebelumnya perihal teknis yang harus dilakukan. SIM sopir harus masih berlaku. Diperlukan juga data bahan limbah B3 apa saja yang akan diangkut. Trayek atau jalan yang dilintasi, kendaraan truk harus diansuransikan. Tidak ketinggalan apar dan box p3k,pengganjal truk, rambu segitiga pengaman, sabuk pengaman, harus ada dikendaraan. Untuk sopir harus memiliki perlengkapan safety mis: helm,masker,sarung tangan dan lainnya.
Demikian info sederhana ini saya sampaikan hal-hal lain yang belum dinformasikan dalam artikel ini akan dimuat dalam artikel lainnya. Silahkan berlangganan blog tinoess ini untuk mendapatkan artikel lainnya.(Tin).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: