Penalty dalam Perjanjian Kredit

Ketika Perusahaan berkembang dan membutuhkan dana, tidak jarang menjalin kerjasama dengan pihak bank adalah jalan keluarnya. Banyak pihak Bank yang menawarkan pencairan kredit sebagaimana yang dibutuhkan dalam berbagai fasilitas (dapat disesuaikan dengan kebutuhan). Legalitas perusahaan sangat memegang peranan penting yang dapat meyakinkan perusahaan untuk menjalin kerjasama selain dari sudut lain seperti laporan keuangan, jaminan, dll. Dalam perkembangan usaha yang dinamis berbagai kemungkinan dapat terjadi seperti bunga tinggi / ingin menghapuskan hutang karena keuangan membaik sehingga berujung pemutusan kerjasama dengan Bank. Untuk mengantisipasi hal dimaksud tidak ada salahnya kita mempelajari clausul perihal pinalty dalam perkanjian kredit. Ketika kita ada niatan untuk pelunasan kredit dipercepat biasanya Bank menerapkan Pinalty yang persentasenya berfariatif mulai 2% – 5% atau lebih. Besaran Penalty ada Bank yg bisa di negosuasikan ada yang tidak oleh karena itu tidak ada salahnya mengetahui dengan jelas dan pasti besarannya sebelum dikemudian hari merasa diberatkan atas kebijakan ini. Demikian ulasan sederhana perihal penalty pelunasan dipercepat.(Tin).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: