Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) – Bangunan Industri

Persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi bagi pribadi atau badan yang akan mengajukan Ijin Mendirikan Bangunan, untuk bangunan industry, bangunan non industry/jasa, bangunan rumah tinggal dan bangunan terlanjr dibangun, adalah :

Setiap Pemerintah Daerah memiliki PERDA sendiri yang mengatur perihal Ijin Mendirikan bangunan, banyak pertimbangan yang diambil antaralain namun tidak terbatas pada bahwa diperlukannya  pengawasan dan pengendalian seiring dengan berkembangnya pembangunan ddaerahnya masing-masing terutama dalam pembangunan pemukiman atau perumahan, industry, jasa perkantoran, pusat perbelanjaan, pusat keramaian umum dan parawisata, dan juga untuk menciptakan pembangunan yang serasi dan berwawasan lingkungan yang mana hal tersebut perlu adanya pengawasan, pembinaan dan penertiban terhadap bangunan atau bangunan-bangunan baik yang sudah maupun yang akan dibangun.

Atas perimbangan-pertimbangan tersebut maka setiap Daerah melalui PERDA nya mewajibkan setiap perorangan / badan yang mendirikan bangunan dan/atau bangunan-bangunan memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). 

Setiap daerah memiliki PERDA sendiri-sendiri mengatur IMB ini namun demikian persyaratan ini tidak jauh berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Dalam artikel ini akan diuraikan persyaratan yang perlu disiapkan untuk penerbitan Ijin Mendirikan Bangunan, Persyaratan-persyaratan ini saya ambil bersumber dari PERDA Kabupaten Serang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Ijin Mendirikan Bangunan.  

 Persyaratan Permohonan IMB bagi bangunan Industri :

–  Mengisi formulir permohonan;

–  Surat pernyataan permohonan tentang kesanggupan mematuhi persyaratan teknis bangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku;

–  Fc KTP Pemohon;

–  Surat Kuasa apabila permohonan bukan dilakukan sendiri;

–  Fc sertifikat hak atas tanah atau bukti perolehan tanah;

–  Fc Tanda pelunasan PBB tahun terakhir;

–  Fc Surat Ijin Lokasi untuk luas tanah lebih dari 10.000 M2 atau surat keterangan persetujuan lokasi untuk luas tanah di bawah 10.000 m2;

–  Fc  Ijin Peruntukan Penggunaan tanah (IPPT)

–  Fc Akte Pendirian Perusahaan/Koperasi;

–  gambar rencana tata letak bangunan / site plan yang telah disetujui oleh Dinas tata Ruang dan bangunan untuk bangunan yang berlokasi di luar kawasan industry, dan untuk bangunan yang berlokasi di kawasan industry, cukup melampirkan site plan yang telah disetujui Bupati dengan menunjukan letak Kavling lokasi bangunan yang disetujui kawasa;

–  Perhitungan kontruksi untuk bangunan bertingkat dan bangunan tidak bertingkat yang menggunakan kontruksi beton, baja, kayu atau bangunan yang terkena penelitian khusus;

–  Fc AMDAL bagi Perusahaan yang wajib AMDAL;

–  persyaratan lain yang diperlukan sesuai perundang-undangan;

–  membayar retribusi IMB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: