Pendirian Perseroan

“PENDIRIAN PERSEROAN MENURUT UU NO. 40 TAHUN 2007”

Pendirian suatu Perseroan memiliki aturan tersendiri yang tidak bisa diabaikan, adapaun aturan dimaksud terkandung dalam Pasal 7 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Dalam pasal 7 tersebut diatur hal-hal yang harus dipenuhi yaitu :

Perseroan didirikan oleh 2 (dua) orang atau lebih dengan akta notaris yang dibuat dalam bahasa Indonesia, yang mana nantinya akta tersebut disebut “Akta Pendirian“
Setiap pendiri Perseroan wajib mengambil bagian saham pada saat Perseroan yang didirikan oleh mereka, dalam rangka Peleburan pendiri tidak wajib mengambil bagian dalam Perseroan.
Perseroan memperoleh status badan hukum pada tanggal diterbitkannya Keputusan Menteri mengenai pengesahan badan hukum Perseroan dimaksud.
Apabila setelah Perseroan memperoleh status badan hukum dan pemegang saham menjadi kurang dari 2 (dua) orang, maka dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan terhitung sejak keadaan tersebut pemegang saham yang bersangkutan wajib mengalihkan sebagian sahamnya kepada orang lain atau Perseroan mengeluarkan saham baru kepada orang lain. Apabila jangka waktu 6 (Enam) bulan telah dilampaui, pemegang saham tetap kurang dari 2 (dua) orang, pemegang saham bertanggung jawab secara pribadi atas segala perikatan dan kerugian Perseroan, dan atas permohonan pihak yang berkepentingan, pengadilan negeri dapat membubarkan Perseroan tersebut.
Perseroan yang didirikan di Indonesia diwajibkan didirikan oleh 2 (dua) orang atau lebih, Perseroan yang pemegang sahamnya menjadi kurang dari 2 orang diperbolehkan untuk : Persero yang seluruh sahamnya dimiliki oleh negara; atau Perseroan yang mengelola bursa efek, lembaga kliring dan penjaminan, lembaga penyimpanan dan penyelesaian, dan lembaga lain sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pasar Modal.
Akta pendirian memuat anggaran dasar dan keterangan lain berkaitan dengan pendirian Perseroan. Keterangan lain itu harus memuat  sekurang-kurangnya:
– nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, tempat tinggal, dan kewarganegaraan pendiri perseorangan, atau nama, tempat kedudukan dan alamat lengkap serta nomor dan tanggal Keputusan Menteri mengenai pengesahan badan hukum dari pendiri Perseroan;

– nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, tempat tinggal, kewarganegaraan anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang pertama kali diangkat;

– nama pemegang saham yang telah mengambil bagian saham, rincian jumlah saham, dan nilai nominal saham yang telah ditempatkan dan disetor.

pembuatan akta pendirian, pendiri dapat diwakili oleh orang lain berdasarkan surat kuasa.(Tin).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: