Surat Persetujuan Komisaris Menjaminkan Aset Perusahaan

                                     SURAT PERSETUJUAN KOMISARIS

Yang bertanda tangan di bawah ini :

–   ………………………, Pengusaha, bertempat tinggal di ……………, Jalan ………………………., Kelurahan ………………., Kecamatan ……………., ……………, Pemegang Kartu Tanda Penduduk nomor ………………………..

– ………………………, Pengusaha, bertempat tinggal di ……………, Jalan ………………………., Kelurahan ………………., Kecamatan ……………., ……………, Pemegang Kartu Tanda Penduduk nomor ………………………..

Dalam hal ini keduanya berturut-turut bertindak selaku Komisaris Utama dan Komisaris dari perseroan terbatas : “PT. …………………………….”, berkedudukan di …………………. ( Selanjutnya disebut “Perseroan”).

Dengan ini memberikan Persetujuan kepada Direksi Perseroan, untuk bertindak atas nama PT. ………………………, untuk :

– Menjaminkan sebagian kecil asset PT. ………………………., yaitu :

……….. (………..) unit ……………………… Tahun ………….., dengan nomor rangka dan nomor mesin sebagai berikut :

No.         No. Polisi               No. Rangka               No. Mesin

1.             ………….                    ……………..            …………………

Demikian dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang dianggap baik dan perlu oleh Direksi Perseroan serta yang diisyaratkan oleh Bank, untuk menanda-tangani akta Perjanjian Kredit, akta jaminan fiducia dan / atau akta lainnya yang berhubungan dengan hal tersebut di atas dan selanjutnya untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas kredit yang telah diberikan serta menjamin pembayaran kembali pinjaman tersebut.

Demikian Surat Persetujuan ini dibuat untuk memenuhi ketentuan Pasal 12 dari Anggaran Dasar Perseroan.

………., ……………………….

Materai 6000

Cap perusahaan

Komisaris Utama                                                            Komisaris

2 responses to this post.

  1. Sy punya pt 2 komisaris 2 dritur . Dpt fasilitas bank mandiri semua pemegang saham tanda tangan cair , tambahan cridit tanpa t,tangan komisaris 2 orang kok bisa cair ya

    Balas

    • Posted by tinoess on Maret 9, 2014 at 5:18 am

      Thanks sudah mengunjungi Blog ini.
      Coba anda lihat Surat Persetujuan Komisarinya, apa disitu disebutkan bahwa Surat Persetujuan tersebut sudah termasuk persetujuan untuk penambahan kredit dikemudian hari untuk pemberian kredit yang sama. Jika terdapat hal dimaksud maka Surat Persetujuan Komisaris dimaksud dapat dipakai namun jika tidak trekandung hal tersebut didalamnya maka diperlukan Surat Persetujuan Komisaris untuk persetujuan penambahan kredit.
      Terima kasih. Semoga membantu.

      Tinoess

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: