Pelaporan Pajak

Dalam Pelaporan Pajak Wajib pajak menggunakan Surat Pemeberitahuan (SPT) sebagai suatu sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan penghitungan jumlah pajak terutang.

Pelaporan Pajak dapat disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Pajak (KP2KP) di mana Wajib Pajak terdaftar. SPT dapat dibedakan menjadi :

 

1 SPT Masa

SPT yang digunakan untuk melakukan pelaporan atas pembayaran pajak pada masa

tertentu (bulanan).

Ada 9 (sembilan) jenis SPT Masa, meliputi SPT Masa untuk melaporkan pembayaran

bulanan:

a. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21,

b. PPh Pasal 22,

c. PPh Pasal 23,

d. PPh Pasal 25,

e. PPh Pasal  26,

f.  PPh Pasal 4 (2),

g. PPh Pasal 15,

h. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas BArang Mewah (PPnBM)

i.  Pemungut PPN.

 

2 SPT Tahunan.

adalah SPT yang digunakan untuk pelaporan tahunan.

SPT dapat dibedakan menjadi :

  1. SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan,
  2. SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi (OP).

 

Untuk penyampaian SPT Masa PPN dan SPT Tahunan  dapat dilakukan secara online.

Formulir pelaporan pajak seperti formulir 1770S dan 1770SS dan formolir lainnya dapat di download di www.pajak.go.id atau langsung klik disini anda sudah bisa download formolirnya. Jangan lupa masukan nomor NPWP Pribadi atau NPWP Perusahaan. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: