Isi Gelas dengan Air Teh, Isi dengan Air teh.

Seorang anak menggerutu “Apanya yang berubah? sudah saya lakukan semua perintah tidak bisa juga selesai, malah omelan saya dapat padahal saya sudah melakukannya dengan baik berdasarkan perintahnya”. Dari jauh ternyata ada yang mendengar dan memperhatikan, sang Ayah mendekatinya dan berkata: “Sudah benarkah itu? Sang anak merasa kaget, ia memperbaiki posisi duduk lalu memberi ruang pada sofa mengisyaratkan ada tempat untuk duduk bagi ayah, setelah sang ayah mengambil posisi duduk tak lama si anak berkata : “Benar pa, sudah sesuai perintahnya, tetapi dilapangan ternyata tidak dapat diterapkan sepenuhnya sehingga dimata atasan saya, itu adalah pekerjaan yang gagal”.
“Berapa orang yang kamu hadapi dilapangan, berapa pemikiran yang pernah kamu terima? Berapa karakter manusia yang kamu hadapi? Semua bervariasi bukan? Sang ayah memulai kembali pembicaraan. Tanpa ada jawaban, sang ayah lalu berkata lagi : “Ketika kamu diharuskan mengisi gelas dengan air teh, lalu disuruh membagikan minuman dalam gelas tersebut pada orang yang tidak suka teh perlu kerja keras untuk memberikannya. Mungkin perlu ditambah gula, atau cream atau susu atau kombinasi atau lebih ekstrim anda mengantinya dengan minuman lain, tetapi tidak menghilangkan tujuan anda untuk memberikan teh. “Maaf pa? Mengganti dengan minuman lain selain teh? Maksudnya?” sang anak menyela pembicaraan. Melihat sang anak mulai serius, pertyanyaan tersebut langsung dijawab sang ayah ; “Segala jenis minuman tujuannya untuk diminum, menghilangkan rasa haus dengan kadar yang berbeda dan khasiat yang berbeda adalah hasilnya. The, Syrup, kopi, air putih adalah minuman untuk diminum tentunya. Coba tawarkan teh manis pada orang yang memiliki penyakit gula apa reaksinya?
Tidak salah ketika anda dilapangan menjalankan perintah atasan dengan menyiasati cara pendekatan tanpa harus merubah tujuan, karena anda benar-benar akan merasakan hasilnya yang jauh berbeda ketika anda mengisi gelas dengan air teh anda mengisinya dengan air teh padahal anda sudah tahu dilapangan ada beberapa yang tidak suka itu. Bayangkan anda memaksanya dengan susah payah tapi pada akhirnya ia membuangnya, sia-sia pastinya. Siasatilah dengan seluruh kemampuan tanpa harus merubah tujuan walau anda harus merubah peralatan dan perlengkapan tempur. Karena ketika mereka menerima maka pekerjaan satu demi satu akan terselesaikan tepat pada tempatnya. Percayalah hasilnya akan tetap teh walau anda pernah memberikan syrup kepada mereka”.
Tinoess

One response to this post.

  1. Menarik..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: