Alur Pengurusan Izin Usaha Hotel

1. Badan Hukum
Harus berupa Badan Hukum dengan membuat :
– Akta Pendirian oleh Notaris
– Ada Pengesahan Badan Hukum Perseroan dari MenHum & HAM RI atas Akta Pendirian dimaksud.

2. Surat Keterangan Domisili Perusahaan
Membuat Surat Keterangan Domisili Perusahaan di Kantor Kelurahan tempat Badan Hukum berkedudukan.
Dalam pengurusan Surat Keterangan Domisili Perusahaan di Kelurahan minta petugas ybs untuk sekalian meminta cap persetujuan dari Kecamatan.

3. Pajak
Buatlah NPWP dengan mendaftarkan Perusahaan sebagai Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak setempat.

4. SIUP
Pengurusan SIUP harus pada Departemen Teknis terkait yaitu dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Pariwisata.

Syarat Pengurusan SIUP, sbb :

a. Salinan Akte Pendirian
b. Surat Izin Mendirikan Bangunan ( IMB )
c. Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) Perusahaan
d. Daftar Riwayat Hidup Pimpinan Perusahaan dan Tenaga Ahli
e. Proposal Pendirian Perusahaan
f. Salinan Izin Undang-undang Ganguan (HO)
g. Laporan Penyelesaian Pembangunan Hotel ( Khusus Bagi Hotel yang baru )
h. Penyusunan Studi Dampak Lingkungan ( AMDAL / UKL, UPL ).
Alur Proses Penerbitan SIUP Hotel
 Dalam jangka waktu selambat-lambatnya 30 ( Tiga puluh ) hari kerja berkas permohonan diterima oleh Bupati/Walikota atau pejabat yang ditunjuk sudah memberikan jawaban diterima atau ditolak Permohonan Izin Usaha.
 Apabila ditolak Penolakan Izin Usaha diberikan secara tertulis kepada Pemohon disertai dengan alasan penolakan.
 Izin Usaha Hotel berlaku sekurang-kurangnya 1 ( Satu ) tahun dan dapat diperpanjang selama yang bersangkutan masih menjalankan usahanya.

Prosedur Pelayanan
 Surat Permohonan diterima, diagendakan pada bagian Tata Usaha dan diberikan kepada Kepala Dinas untuk didisposisi
 Setelah didisposisi Kepala Dinas dikembalikan ke bagian Tata Usaha
 Kepala bagian Tata Usaha mendisposisi surat dimaksud untuk Kasubdin yang terkait. Staf bagian Tata Usaha mengekspedisi surat tersebut lalu didistribusikan ke Subdin yang menangani pelayanan Izin Hotel.
 Setelah diterima surat tersebut disampaikan kepada Kasubdin selanjutnya Kasubdin mendisposisi surat tersebut kepada Kepala Seksi untuk seterusnya diproses.
 Sebelum membangun harus dilakukan peninjauan lokasi dengan melibatkan instansi terkait antara lain : Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Bappeda ( Pertimbangan lewat SITU ) dan Dinas Pekerjaan Umum ( IMB ).
 Apabila layak dan disetujui maka Dinas Perhubungan dan Parawisata atas nama Bupati mengeluarkan Izin Prinsip membangun masa berlaku Surat Izin Prinsip adalah 3 tahun.
 Setelah selesai membangun Hotel, Surat Izin Usaha Hotel dapat diterbitkan dan diberikan kepada Pemohon.

5. Tanda Daftar Perusahaan ( TDP )
Tanda Daftar Perusahaan baru dapat di Proses apabila Surat Izin Usaha Hotel telah selesai dan diterima sebagai salah satu syarat pembuatan TDP.

6. Point 4 dan 5 baru dapat dilaksanakan setelah ada kepastian bahwa Loksai untuk Pembangunan Hotel telah dimiliki oleh Perusahaan.

7. Pembelian Lokasi Tanah untuk Pembangunan Hotel
Tahap ini akan segera dilaksanakan setelah dana siap.
Lokasi : ……………………………..
Luas : …………… m2
Hak Kepemilikan : …………………………….
Pemilik : ………………………………

8. Pengurusan IMB & HO
Setelah Kepemilikan Tanah untuk Pembangunan Hotel telah Sah dimiliki dengan pengesahan Jual Beli dari Notaris, maka hal selanjutnya yang perlu dilaksanakan adalah pengurusan pembuatan :
 Izin Mendirikan Bangunan
 Izin Ganguan / HO
Kedua izin tersebut diatas diperlukan dalam rangka pengurusan Izin Usaha Hotel.

9. AMDAL / UKL & UPL
Langkah selanjutnya adalah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk proses Penyusunan AMDAL / UKL & UPL.
Dalam tahapan ini kita perlu adanya koordinasi dengan pihak terkait secara insentif agar Pembangunan Hotel ini cukup dengan UKL & UPL tidak perlu sampai ke penyusunan AMDAL.
Apabila UKL & UPL telah dibuat maka selanjutnya Pihak dari Hotel perlu melakukan pelaporan setiap 6 bulan sekali segala sesuatu yang berkaitan dengan UKL & UPL agar tidak menimbulkan masalah atau tidak memenuhi ketentuan UKL & UPL.

10. Hal-Hal lain diluar proses terurai diatas, selanjutnya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Divisi terkait di intern Perusahaan.

Tinoess

About these ads

31 responses to this post.

  1. wew,banyak juga yah

    Balas

  2. Posted by Liex on Oktober 24, 2011 at 4:19 am

    APAKAH HOTEL KECIL JUGA MEMERLUKAN IJIN HO ?

    Balas

    • Posted by tinoess on Oktober 26, 2011 at 3:04 am

      Untuk kelengkapan perijinan usaha Bapak, sebaiknya Bapak membuat ijin HO untuk Hotel anda walau Hotel anda kecil. Jika sewaktu petugas pemda datang anda sudah memiliki ijin HO dan tidak menjadi masalah dikemudian hari. Ijin HO diperlukan juga untuk pengurusan ijin lain kedepannya.
      Semoga membantu.

      Tinoess

      Balas

  3. maaf, tolong, ada contoh proposal untuk mendirikan hotel tidak?

    Balas

    • Posted by tinoess on Maret 20, 2012 at 7:39 am

      Untuk pembuatan proposal Hotel diharapkan anda menghubungi Consultan Building agar mendapatkan hasil yang akurat. Banyak persiapan yang harus dilakukan untuk membuat proposal pembangunan hotel. Dengan anda menghubungi consultan maka anda akan mendapatkan informasi yang tepat dan tidak buang-buang waktu anda. Demikian saran saya, terima kasih.

      Balas

  4. Pa mau nanya, apa harus minta persetujuan masyarakat sekitar dalam membangun hotel di lingkuangan perumahan, terlebih masyarakat sekitar sangat merasa risi dan terganggu dengan keberadaan hotel tersebut

    Balas

    • Posted by tinoess on Maret 20, 2012 at 7:45 am

      Salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum dikeluarkan ijin pembangunan Hotel salah satunya adalah Pihak yang akan membangun Hotel harus mendapatkan persetujuan dari warga sekitar lokasi akan dibangunnya Hotel. Apabila Hotel telah berdiri maka kemungkinan besar telah mendapatkan persetujuan warga sekitar. Mengenai keresahan warga setelah Hotel berdiri itu adalah point yang berbeda yang dapat dibicarakan kembali dengan Pihak Hotel apa yang menjadi dasar keresahan warga. Terima kasih semoga membantu.

      Balas

  5. Posted by Robertus Chandra on Juni 5, 2012 at 4:48 am

    mas..kami berencana akan menjadikan rumah warisan ortu yang berlokasi di perkampungan untuk kami jadikan sebuah HOSTEL (bukan hotel ya)
    dari amdal (versi pribadi) yang sering nginap di Hostel di manca negara rasanya sangat memungkinkan rumah kami untuk dijadikan hostel.
    nah kalo mau merubah status rumah tinggal untuk dijadikan sebuah hostel apa harus juga melalui proses2 tersebut?
    kalau HO mah rasa2nya kami akan bisa mengusahakan, karena tetangga2 kami akan mendukungnya.
    gimana mas?

    Balas

  6. apa sih bedanya penginapan dg wisma?

    Balas

  7. sama dengan robertus chandra….bagaimana mendirikan hostel dengan rumah yang sudah ada. terima kasih
    andrew

    Balas

    • Posted by tinoess on Agustus 11, 2012 at 9:00 am

      Banyak persyaratan yang harus dipenuhi, sebelum dilaksanakan sebaiknya anda berkonsultasi dengan Pemda setempat khususnya dinas tata ruang apakah daerah anda peruntukannya boleh sebagai tempat penginapan atau tidak, ini perlu sebelum menjadi masalah dikemudian hari.

      Tinus

      Balas

  8. Posted by Wiwiek Hendrawati on Oktober 8, 2012 at 2:37 am

    Pak, bukannya SIUP itu SURAT IJIN USAHA PERDAGANGAN? Kalau SIUP HOTEL singkatan dari apa? Umumnya yang dimilika Surat Ijin Usaha saja.

    Balas

    • Posted by tinoess on Oktober 14, 2012 at 12:08 am

      Surat ijin usaha ada yg dikeluarkan oleh perdagangan ada yg oleh kementrian dst.tergantung jenis usaha dan jenis perusahaan.kalo pma dan pmdn siup dikeluarkan oleh kementrian.kalo siup hotel ada ijin usaha prinsip ato sementara yg dikeluarkan oleh. Departemen ato dinas terkait mis dari pariwisata. Semoga membantu.

      Balas

  9. Posted by Mitra on Oktober 12, 2012 at 5:49 pm

    Dokumen-dokumen perijinan apa saja yang diperlukan untuk mendirikan atau mengambil alih sebuah hotel? Apakah termasuk di dalamnya perijinan untuk Restaurant, penjualan minuman keras dan makanan luar? Terima kasih.

    Balas

    • Posted by tinoess on Oktober 14, 2012 at 12:20 am

      Banyak sekali perijinan yg harus punya seperti yg ibu bilang harus ada ijin retauran,ijin menjual minuman berakohol jika ada,ijin cafe,ijin tempat hiburan.banyak sekali bu detailnya bisa bertanya ke dinas terkait ato konsultan.

      Balas

  10. Posted by albicia on Oktober 24, 2012 at 8:11 am

    apakah ada batasan radius (tetangga) dalam permohonan ijin HO ? dan apakah berkaitan dengan klasifikasi jenis Hotel ? isal : Hotel berlantai Tinggi (10 lantai) HO nya harus 5 rh sisi kanan, kiri, depan dan belakang ? mohon penjelasan. terimakasih

    Balas

  11. Posted by helen on Desember 4, 2012 at 10:15 am

    semua persyaratn itu harus diajukan kemana?

    Balas

    • Posted by tinoess on Desember 9, 2012 at 12:33 am

      semua yang dijelaskan dalam tulisan dimaksud adalah tahapan2-tahapan pengurusan satu dokumen berkaitan untuk membuat dokumen selanjutnya semua itu dipakai untuk membuat SIUP dan nanti SIUP nya digunakan untuk membuat TDP. Membuat SIUP dapat dilakukan di Pelayanan satu pintu tingkat kabupaten maupun tingkat propinsi melihat dari kewenangan mengeluarkannya (nanti anda akan diberi tahu oleh pejabat atau petugas dari dinas terkait untuk pengaturan atau pengurusan dokumen yang akan anda urus). Silahkan anda mengunjungi Pelayanan satu pintu di kota anda untuk informasi lebih banyak.

      Balas

  12. Posted by yarien on Desember 6, 2012 at 7:22 am

    Jika Manejemen HOTEL dari luar negeri ( ada perjanjian kerjasaman) apakah persyaratannya juga sama dengan perusahaan lokal ??? trimakasih atas perhatiannya dan mohon jawaban.

    Balas

  13. Every weekend i used to pay a quick visit this web page, because i wish for
    enjoyment, since this this web page conations truly nice funny information too.

    Balas

  14. Posted by Rivan on Mei 23, 2013 at 12:09 am

    Pak, apakah harus berbadan hukum CV atau PT, bisakah hotel menggunakan badan usaha perorangan ?

    Balas

    • Posted by tinoess on Mei 27, 2013 at 12:19 pm

      bisa pa Rivan. Semuanya diatur dalam Perda setempat dimana anda akan membangun hotel. Silahkan dicari Perdanya. Terima kasih.

      Balas

  15. Posted by kima on Juli 8, 2013 at 1:56 am

    Pak, kalau pengurusan HO kemana ya?

    Balas

    • Posted by tinoess on Juli 15, 2013 at 5:43 am

      Pengurusan HO ke Badan Pelayanan Terpadu / Pelayanan Satu Pintu di wilayah tempat Bapa mau membuat HO.

      Balas

  16. Posted by Dedy on September 11, 2013 at 10:46 am

    Pak, apakah peraturan di atas berlaku untuk semua daerah? SIUP Hotel yang dimaksud apakah sama dengan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP)? Dan untuk hotel apakah mungkin bila tidak ada TDP, cukup dengan TDUP saja? terima kasih

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 302 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: